Mestrucaraka 2024, Loloskan Dua Siswa SMP PGRI 5 Denpasar Sebagai Duta

Menstruasi sering kali dianggap sebagai topik yang tabu atau sensitif dalam berbagai budaya dan masyarakat. Banyak budaya masih memandang menstruasi sebagai hal yang kotor atau tidak pantas untuk dibicarakan secara terbuka. Hal ini sering kali menyebabkan rasa malu atau ketidaknyamanan bagi wanita yang mengalaminya. Selain itu di banyak tempat, edukasi tentang menstruasi masih terbatas atau tidak memadai. Akibatnya, banyak wanita muda tidak mendapatkan informasi yang mereka butuhkan untuk mengelola menstruasi dengan baik atau memahami proses fisiologis ini.

Melihat permasalahan seperti ini, Kalaborasi Bumi Indonesia bekerja sama dengan UNICEF menggelar kembali “Program Menstrucaraka 2024”. Program kegiatan ini telah berjalan selama 3 tahun berturut-turut, program ini dikaim berhasil memberi ruang pada siswa untuk menjadi inisiator program awareness mengenai menstruasi dan manajemen kebersihan menstruasi. Perubahan begitu terasa di tahun ketiga, banyak siswa/i yang mulai terbuka membicarakan menstruasi lintas gender.

Dalam Program Tahun ini, Menstrucaraka melaksanakan pelantikan 18 Duta Manajemen Kebersihan Mentruasi (MKM) yang disebut Menstrucaraka. Mereka diharapkan Mampu Menyebarkan informasi mengenai Manajemen Kebersihan Menstruasi secara lebih luas terkhusus di lingkup sekolah, tidak hanya kepada remaja perempuan, tetapi juga laki-laki.

Para Duta ini Merupakan siswa SMP di Bali yang telah melewati beberapa tahapan, dimulai dari seleksi peserta melalui penilaian karya esai hingga mengikuti kelas mentoring untuk mempersiapkan mereka dalam memberikan edukasi kepada teman sebaya.

Selama mengikuti program, para finalis juga didampingi fasilitator yang membantu mereka dalam menghadapi tantangan. Para finalis kemudian diminta merancang proyek yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terkait isu MKM di sekolah masing-masing.

Salah satu proyek yang dilakukan peserta adalah menyelenggarakan kegiatan ‘Rona Merah: Menyelami Dunia Menstruasi’, yang menghadirkan photovoice untuk menggambarkan perasaan, ketakutan, dan kekhawatiran individu terkait menstruasi, serta membentuk jaringan dukungan sosial di sekolah.

SMP PGRI 5 Denpasar dalam kegiatan ini berhasil meloloskan dua siswanya sebagai duta Menstucaraka 2024. Mereka ialah Ni Made Krusita Budi dari Kelas IX dan Ni Koming Manik Cipta Ayuning Sari. Keduanya berhasil lolos setelah melawati berbagai rangkain seleksi secara daring dan terakhir secara offline di livingworld Denpasar. Sebagai bentuk dukungan Sekolah memfasilitasi mereka dengan dua guru pendamping untuk memberikan bimbingan yang diperlukan dan  biaya kegiatan mereka juga ditanggung  oleh sekolah.

Ditanya terpisah, mereka berharap dengan manjadi duta Mentrucaraka 2024, mereka dapat berbagi informasi dan praktik baik tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi di sekolah. Selain itu nantinya akan nada pembiasan melalui organisasi OSIS untuk hasil yang lebih maksimal.

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)

Kamu cari sekolah yang berprestasi, nyaman, dan punya segudang kegiatan seru? Yuk, bergabung menjadi bagian dari keluarga besar SPEGRIMA!

Program Unggulan